Bisniscom, MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatra Utara mengusulkan dimasukannya sport center dan pembangunan jalan Tol Medan-Berastagi ke daftar Proyek Strategis Nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.. Hal itu disampaikan Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Edy Rahmayadi saat bertemu Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. TRIBUNMEDAN.COM, MEDAN - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, Baskami Ginting mendesak pemerintah agar mempercepat proses pembangunan jalan layang di jalur Medan-Berastagi.. Seperti diketahui, baru-baru ini telah terjadi longsor yang memakan korban pengendara mobil pada jalur tersebut. Baskami menjelaskan, sebelum rampungnya proses pembangunan jalan tol Medan - Berastagi yang telah dimulai GubernurSumut dan Bupati Diminta Dukung Pembangunan Jalan Tol Medan-Berastagi. MEDAN - Ketua F-PDI Perjuangan DPRD Sumut Baskami Ginting meminta Gubernur Sumut Edy Rahmayadi beserta lima bupati (Bupati Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Humbahas dan Bupati Aceh Singkil Provinsi NAD) kompak berjuang bersama mendobrak Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional), untuk menuntut Sebelumnya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berencana membangun jalan Tol Medan-Berastagi. Jalan Tol Medan-Berastagi nantinya akan dilengkapi dengan Light Rail Transit (LRT), dan posisi LRT akan ditempatkan di tengah jalan tol. TEMPOCO, Jakarta - PT Hutama Karya (Persero) pada pertengahan tahun depan bakal mulai membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tahap II sepanjang 574 kilometer (km). Pj EVP Divisi Perencanaan Jalan Tol Hutama Karya, Iwan Hermawan, menyebutkan kini masih dilakukan pematangan desain JTTS tahap II yang mengakomodasi perubahan-perubahan akibat kondisi topografi yang geoteknik yang berbeda-beda. tobasatucom, Medan | Pembangunan Jalan Tol Medan - Berastagi batal diakomodir oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Sumut Ruben Tarigan menyatakan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi hendaknya jangan hanya diam. Gubsu diminta tetap memperjuangkan aspirasi masyarakat bersama 6 bupati di kawasan tersebut yakni Bupati Karo, Dairi, Pakpak Dimas Indra Khailiza @Pelita Danau Toba @Jeruk Berastagi Medan- Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi menawarkan investasi pembangunan jalan Tol Medan-Berastagi, Karo kepada perusahaan konstruksi asal Malaysia IJM Corporation Berhard. "Meski Pemerintah Pu­sat semakin konsentrasi mem­bangun sejumlah jalan tol di Sumut, tetapi Tol Medan-Be­ra­s­tagi belum ada dalam program dan itu diharapkan dimanfaatkan IJM Corporation Berhard," katanya Sekadarinformasi, jalan tol dalam Kota Medan nantinya membentang sejauh 30,97 km. Lalu jalan tol ini dibagi menjadi tiga rute, mulai dari Rute 1 Helvetia-Titi Kuning sejauh 14,28 km. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) tengah mempertimbangkan untuk membangun jalan tol Medan-Berastagi.. Melansir suara.com -jaringan digtara.com, pembangunan tol tersebut masih dalam proses pengkajian. "Masih dalam proses dan masih akan kita kaji, karena harus dihitung jumlah kendaraan yang masuk dan harga yang dikeluarkan harus sinkron," kata Gubernur FGgv. MEDAN, – Wacana pembangunan Jalan Tol Medan-Berastagi masih dalam proses pengkajian oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Pemprovsu dengan Pemerintah Pusat. Pengkajian itu dilakukan untuk mengukur jumlah volume kendaraan yang melintas setiap harinya di Jalur itu. Gubernur Sumatera Utara Gubsu, Edy Rahmayadi, menyampaikan saat ini, pihaknya masih melakukan kajian untuk pembangunan jalan tol tersebut. “Kalau untuk Jalan Tol Medan-Berastagi ini dalam proses, karena dihitung dia jumlah kendaraan yang masuk dan harga yang dikeluarkan ini harus sinkron,” kata Edy saat diwawancarai di Rumah Dinas, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu 27/10. Baca Selengkapnya Ada Oknum Mencuri Alat Kontrol Traffic Light Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis, meminta maaf atas peristiwa matinya traffic light di Jalan Imam Bonjol dan simpang Jalan KH Zainul Arifin. Hal itu bukanlah disengaja karena tidak adanya pengawasan, namun melainkan akibat alat kontrol yang terletak di lokasi tersebut hilang dicuri oknum tak bertanggung jawab. “Sekarang sudah kita perbaiki, setengah jam yang lalu anggota kita yang di lokasi baru melaporkan. Kemarin itu ada alat yang didalam box hilang dicuri orang,” ungkapnya kepada Waspada Online, Rabu 27/10. Iswar menambahkan, alat pengontrol yang hilang itu harganya cukup mahal. Ia pun menyayangkan aksi oknum yang tak bertanggung jawab itu. Pasalnya, dampak yang diakibatkan atas hilangnya alat kontrol tersebut sangat meresahkan pengguna jalan. Baca Selengkapnya Wacana Ganjil Genap Jalur Medan-Berastagi Bukan Solusi Ketua DPRD Sumatera Utara Sumut, Baskami Ginting, mengatakan tidak sepakat dengan wacana Gubernur Sumut Gubsu, Edy Rahmayadi, yang akan memberlakukan metode ganjil genap di Jalur Medan-Berastagi. Sebab, menurutnya, kebijakan tersebut bukanlah sebuah solusi yang dibutuhkan untuk menghindari bencana longsor yang sering terjadi. “Itu bukan solusi, seharusnya solusi sekarang adalah jalan alternatif harus dibuka, ganjil genap itukan tidak memungkinkan, lagian jalan itu luar provinsi,” kata Baskami saat dikonfirmasi Waspada Online, Rabu 27/10. Disebutkan, Gubernur seharusnya membuka jalan alternatif yang ada, misalnya dari daerah Tuntungan dan Kabupaten Langkat. Baca Selengkapnya wol/ega/data3 Editor SASTROY BANGUN - Pemerintah Provinsi Pemprov Sumatera Utara Sumut berencanan membangung jalan tol yang menghubungkan Kota Medan dengan wilayah Berastagi. Kabarnya, jalan tol Medan-Berastagi akan dilengkapi jalur khusus Light Rail Transit LRT yang ditempatkan di bagian tengah jalan tol. Wacana tersebut disampaikan secara langsung oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah RKPD Pemprov Sumut yang digelar di Holet Santika, Medan pada Kamis 08/04/2021. "Jalan tolnya itu dibangung dengan konstruksi jalan layang," ungkap Edy, dikutip dari Baca Juga Pembebasan Lahan Terdampak Proyek Jalan Tol Cisumdawu Terus Dipercepat, Pengerjaannya Sudah Sampai Mana? Edy melanjutkan, Pemprov Sumutv juga nantinya perlu mengurus perizinan terlebih dahulu ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, lantaran konstruksi jalan tol Medan-Berastagi direncanakan melintasi hutan lindung. "Jadi perlu diurus proses perizinannya. Sehingga jalan tol bisa tembus ke Berastagi dari Medan," lanjutnya. Ia berharap wacana pembangunan jalan tol Medan-Berastagi bisa mendapat dukungan penuh dari DPRD Sumut. Mengingat wilayah Berastagi punya potensi lebih yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung roda perekonomian Sumut. Baca Juga Proyek Tol Semarang-Demak Masih 'Mengambang' di Tengah Tambak, Warga Ramai-ramai Mengadu ke DPRD Jawa Tengah "Karena Berastagi itu daerah pertanian dan peternakan serta kawasan pariwisata. Dengan kondisi udara dan tanah yang mendukung, sektor peternakan di wilayah Beradtagi akan menjanjikan," ungkap Edy. Proyek pembangunan jalan tol Medan-Berastagi rencananya bisa mulai dikerjakan pada 2022 mendatang. Artikel ini telah tayang di dengan judul Pemprov Sumut Berencana Bangun Tol Layang Medan-Berastagi Tahun 2022. JAKARTA, - Kementerian PUPR telah menuntaskan pekerjaan pembangunan kantilever pelebaran jalan dan tikungan di ruas jalan Medan-Berastagi, Sumatera Utara Sumut. Pelebaran jalan tersebut berfungsi untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi. Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional BBPJN Sumatera Utara Brawijaya mengatakan, pembangunan kantilever pelebaran jalan dan tikungan jalur Medan–Berastagi dilakukan pada 12 di mulai dari tikungan Kawasan Sembahe sampai dengan perbatasan Kabupaten Karo menuju Berastagi. "Berharap dengan dilaksanakannya pembangunan pelebaran jalan dan tikungan melalui kantilever, dapat mengurai kemacetan jalur Medan-Berastagi yang selama ini hampir setiap hari dan kecelakaan pun rentan terjadi," ujar Brawijaya saat mendampingi Kunker Komisi V DPR RI di Medan, Sabtu 17/12/2022, dikutip dari laman Kementerian PUPR. Baca juga Jalur Pansela Jawa Minim SPBU, Basuki Saya Sudah Sampaikan ke PertaminaMenurut dia, pekerjaan pelebaran jalan dan tikungan di ruas jalan Medan-Berastagi sepanjang 2,47 km dilaksanakan menggunakan APBN Tahun 2021-2022 senilai Rp 61,8 miliar. "Pekerjaan yang dilaksanakan sejak Juli 2021 tersebut telah selesai pada Agustus 2022 oleh penyedia jasa PT. Sabaritha Perkasa Abadi selama 482 hari kalender," tandas Brawijaya. Wakil Ketua Tim Kunker Komisi V DPR RI Mohammad Iqbal menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR yang telah melaksanakan pekerjaan pembangunan pelebaran jalan di jalur Medan-Berastagi. Baca juga Flyover Jalur Ekstrem Sitinjau Lauik Dibangun 2023, Begini Rencananya Karena sebelumnya Jalan Lintas Medan-Berastagi dikenal rawan kecelakaan. Bahkan, daerah ini sering macet hingga membuat pengguna jalan merasa terganggu. "Alhamdulillah, ini pekerjaan fisiknya sudah selesai semua dan kedepannya tentu perlu dilakukan perawatan dengan baik," pungkas Iqbal. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.